jimki

Karakteristik Ibu Bersalin dengan Preeklampsia di RSUD Kabupaten Natuna

Authors

  • Anggun Calistia Abela

    Universitas Tarumanagara
  • Andriana Kumala Dewi

    Bagian Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tarumanagara, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.53366/jimki.v12i1.836

Keywords:

ibu bersalin, faktor risiko, preeklampsia

Abstract

Pendahuluan: Preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan sistemik yang muncul setelah usia kehamilan mencapai 20 minggu, dengan manifestasi klinis berupa hipertensi disertai proteinuria. Kondisi ini tergolong sebagai salah satu kontributor utama terhadap tingginya angka morbiditas dan mortalitas ibu, baik di negara berkembang maupun negara maju, tak terkecuali Indonesia. Upaya untuk menurunkan risiko komplikasi berat memerlukan strategi identifikasi dini dan penatalaksanaan faktor risiko yang terarah. Identifikasi faktor risiko secara lokal menjadi langkah awal yang strategis dalam pengambilan kebijakan preventif di fasilitas kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor risiko kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RSUD Kabupaten Natuna pada tahun 2023.

Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari rekam medis pasien. Analisis dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik subjek.

Hasil: Dari total 439 ibu bersalin, terdapat 24 kasus preeklampsia. Mayoritas kasus terjadi pada ibu bersalin dengan kelompok usia >35 tahun, status gizi obesitas, dan paritas multipara. Riwayat hipertensi kronik ditemukan pada lebih dari 50% kasus, sedangkan diabetes melitus hanya teridentifikasi pada sebagian kecil pasien.

Pembahasan: Temuan ini mengindikasikan bahwa usia maternal lanjut, obesitas, multiparitas, dan hipertensi kronik merupakan faktor predisposisi dominan terhadap kejadian preeklampsia. Hal ini konsisten dengan faktor risiko yang telah banyak disebutkan dalam literatur, meskipun penelitian ini tidak menganalisis hubungan kausal secara statistik.

Simpulan: Usia ibu >35 tahun, status gizi obesitas, paritas multipara, dan riwayat hipertensi kronik merupakan karakteristik yang paling sering ditemukan pada kasus preeklampsia dalam penelitian ini. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan awal dalam upaya skrining dan edukasi di fasilitas pelayanan kesehatan primer.

References

1. World Health Organization. Maternal mortality [Internet]. 2023 Feb 22 [cited 2025 Jun 12]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

2. Badan Pusat Statistik. Angka Kematian Ibu/AKI (maternal mortality rate/MMR) Hasil Long Form SP2020 Menurut Provinsi, 2020 [Internet]. 2023 [cited 2025 Jun 12]. Available from: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjIxOSMx/angka-kematian-ibu-aki-maternal-mortality-rate-mmr-hasil-long-form-sp2020-menurut-provinsi-2020.html

3. Rohati E, Siregar RUP. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kematian ibu pada masa kehamilan, persalinan dan nifas di Kota Depok tahun 2021. Jenggala [Internet]. 2023 Jun 30;2(1):73. Available from: https://jurnal.iik.ac.id/index.php/jenggala/article/view/64/80

4. Decherney AH, Nathan L, Laufer N, Roman AS. Current diagnosis & treatment: Obstetrics & gynecology. 12th ed. New York: McGraw-Hill Education; 2019.

5. Machano MM, Joho AA. Prevalence and risk factors associated with severe pre-eclampsia among postpartum women in Zanzibar: A cross-sectional study. BMC Public Health. 2020;20:1347. doi:10.1186/s12889-020-09384-z

6. Diane CL. Preeklampsia berat dan eklampsia: Tatalaksana anestesia perioperatif. Yogyakarta: Deepublish; 2018.

7. Butler JR, Amin AN, Fitzmaurice LE, Kim CM. OB/GYN hospital medicine: Principles and practice. New York: McGraw-Hill Education; 2019.

8. Tessema GA, Tekeste A, Ayele TA. Preeclampsia and associated factors among pregnant women attending antenatal care in Dessie referral hospital, Northeast Ethiopia: A hospital-based study. BMC Pregnancy Childbirth. 2015;15:73. https://doi.org/10.1186/s12884-015-0502-7

9. Mrema D, Lie RT, Østbye T, Mahande MJ, Daltveit AK. The association between pre-pregnancy body mass index and risk of preeclampsia: A registry-based study from Tanzania. BMC Pregnancy Childbirth. 2018;18(1):56. https://doi.org/10.1186/s12884-018-1687-3

10. Maeda Y, Kaneko K, Ogawa K, Sago H, Murashima A. The effect of parity, history of preeclampsia, and pregnancy care on the incidence of subsequent preeclampsia in multiparous women with SLE. Mod Rheumatol. 2021;31(4):843–8. https://doi.org/10.1080/14397595.2020.1830466

11. Seely EW, Ecker J. Chronic hypertension in pregnancy. Circulation. 2014;129(11):1254–61. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.113.003904

12. Weissgerber TL, Mudd LM. Preeclampsia and diabetes. Curr Diab Rep. 2015;15(3):9. https://doi.org/10.1007/s11892-015-0579-4

Additional Files

Published

2025-08-31

How to Cite

Karakteristik Ibu Bersalin dengan Preeklampsia di RSUD Kabupaten Natuna. (2025). JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 12(1), 106-114. https://doi.org/10.53366/jimki.v12i1.836