jimki

Hubungan Paparan Panas Lingkungan Kerja terhadap Tingkat Konsentrasi Pekerja di PT. X

Authors

  • Bima Adinur

    Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Winda Trijayanthi Utama

    Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Bandar Lampung
  • Nur Ayu Virginia Irawati

    Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Bandar Lampung
  • Sutarto

    Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Bandar Lampung

DOI:

https://doi.org/10.53366/jimki.v12i3.1099

Keywords:

Gangguan Konsentrasi, Grid Concentration Test (GCT), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Paparan Panas, WBGT

Abstract

Pendahuluan: Aktivitas industri di wilayah tropis memiliki risiko paparan panas tinggi yang berpotensi meningkatkan suhu inti tubuh dan menurunkan kemampuan kognitif pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan panas lingkungan kerja dengan gangguan konsentrasi pada pekerja di PT X.

Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional ini melibatkan 70 pekerja yang dipilih melalui teknik total sampling. Variabel bebas berupa paparan panas diukur menggunakan indeks Wet Bulb Globe Temperature (WBGT), sedangkan gangguan konsentrasi diukur menggunakan Grid Concentration Test (GCT). Studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam evaluasi risiko K3 pada lingkungan kerja panas.

Hasil: Mayoritas pekerja (65,7%) terpapar panas melebihi Nilai Ambang Batas (>NAB) dan 42,8% mengalami gangguan konsentrasi kategori kurang hingga sangat kurang. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara paparan panas dengan gangguan konsentrasi (p=0,001), di mana paparan >NAB berkorelasi dengan konsentrasi yang lebih rendah.

Pembahasan: Temuan ini sejalan dengan pustaka yang ada bahwa beban panas berlebih mengganggu mekanisme termoregulasi tubuh yang berdampak pada penurunan fokus dan fungsi kognitif tanpa memerlukan sitasi spesifik. Simpulan: Tekanan panas lingkungan merupakan faktor determinan yang berkorelasi signifikan dengan penurunan performa konsentrasi pekerja, sehingga diperlukan intervensi pengendalian iklim kerja dan manajemen waktu istirahat.

References

1. Alfalah W. Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Di PT Cita Rasa Palembang. TERANG. 2021 Dec 4;4(1):11–20.

2. Aulia R, Mayasari D. Fitria Saftarina | Dampak Paparan Panas di Lingkungan Kerja Terhadap Kesehatan Pekerja Medula |. Vol. 13, Maret. 2023.

3. Wardani AFK, Rinawati S, Dewi ABC, Firmansyah F, Marlina E, Rachmawati S. Pengaruh Tekanan Panas Terhadap Kelelahan Kerja pada Pekerja Shaping Folding. Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health. 2023 Apr 30;7(2):167–75.

4. Al Ghoni AT. Proses Pengeringan Sabut Kelapa Dengan Variabel Waktu Dan Temperatur [Skripsi]. [Jakarta]: Universitas Gunadarma; 2021.

5. Han S, Dong L, Weng Y, Xiang J. Heat exposure and productivity loss among construction workers: a meta-analysis. BMC Public Health. 2024 Dec 1;24(1).

6. Ireland A, Johnston D, Knott R. Heat and worker health. J Health Econ [Internet]. 2023 Sep 1 [cited 2025 Nov 3];91. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/37562282/

7. Putri Hanna D, Bakhtiar S, Apriyano B, Kunci K, Jasmani K, Belajar H. Hubungan Kebugaran Jasmani dan Tingkat Konsentrasi terhadap Hasil Belajar Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Olahraga Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pasaman.

8. Rastegar Z, Ghotbi Ravandi MR, Zare S, Khanjani N, Esmaeili R. Evaluating The Effect of Heat Stress on Cognitive Performance of Petrochemical Workers: A Field Study. Heliyon. 2022;8(1):e08698.

9. Aulia R, Mayasari D. Fitria Saftarina | Dampak Paparan Panas di Lingkungan Kerja Terhadap Kesehatan Pekerja Medula |. Vol. 13, Maret. 2023.

10. Thom FI, Adi AC. Hubungan Iklim Kerja Panas dengan Status Hidrasi Pekerja: Literatur Review. Media Gizi Kesmas. 2023 Nov 30;12(2):1081–7.

11. Pribadi AP, Rohim Tualeka A, Kerja I. Hubungan Iklim Kerja dan Konsumsi Air Minum dengan Dehidrasi Pekerja Unit Produksi PT X Kata kunci [Internet]. Vol. 7. 2024. Available from: http://Jiip.stkipyapisdompu.ac.id

12. Lubis L, Salsabila N, Wiramihardja S. Pengaruh protokol hidrasi dan status hidrasi terhadap kekuatan otot tungkai bawah, atensi, dan passing atlet futsal remaja. Jurnal Keolahragaan. 2021 Feb 12;9(1).

13. Klous, L., Reinten, J., Mol, D., Roijendijk, L., van Beurden, M., & Kingma, B. (2024). No large effects on cognitive performance in high versus low solar green-flag WBGT conditions. Ergonomics, 67(2), 194–206.

Published

2026-01-14

How to Cite

Hubungan Paparan Panas Lingkungan Kerja terhadap Tingkat Konsentrasi Pekerja di PT. X. (2026). JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia, 12(3), 1453-1462. https://doi.org/10.53366/jimki.v12i3.1099